Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning Jadi Fokus Lokakarya MTsN 13 Tanah Datar
MTsN 13 Tanah Datar Gelar Lokakarya. (Foto: Dion/TIMES Indonesia)

Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning Jadi Fokus Lokakarya MTsN 13 Tanah Datar

'Mengajar dengan cinta menciptakan ikatan emosional yang positif, sementara pembelajaran mendalam melatih siswa memahami makna materi, bukan sekadar menghafal'

TIMES Bukit Tinggi,Senin 15 Juni 2026, 22:42 WIB
56
D
Diona Arvoni

TANAH DATARSebagai persiapan menyambut tahun ajaran baru, MTsN 13 Tanah Datar menggelar lokakarya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan pada Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini mengangkat fokus utama penerapan kurikulum berbasis cinta dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning).

 Acara dibuka oleh Plt Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, Agustamam, S.Ag., yang mewakili Kepala Kantor Kemenag.

Ia menilai pendekatan tersebut sangat dibutuhkan agar pendidikan tidak hanya melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik.

“Mengajar dengan cinta menciptakan ikatan emosional yang positif, sementara pembelajaran mendalam melatih siswa memahami makna materi, bukan sekadar menghafal,” ujarnya.

Kepala MTsN 13 Tanah Datar, Muspiarman, S.Pd.I., menjelaskan bahwa konsep ini dipilih untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini.

“Kami ingin pembelajaran di madrasah ini menyentuh hati sekaligus mengasah akal. Guru dituntut menjadi pendidik yang mampu menumbuhkan minat belajar dan nilai kebaikan dalam diri setiap siswa,” tegasnya.

Turut hadir Ketua Komite Madrasah, Ismail, S.Pd., yang memberikan dukungan penuh terhadap program pengembangan kualitas tenaga pendidik.

Sesi materi dipandu oleh narasumber Drs. H. Hendri, M.Ed., Widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan Padang, yang memaparkan strategi praktis menerapkan kedua pendekatan tersebut dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Para peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan antusias dan berdiskusi secara aktif.

Di akhir acara, diharapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat langsung diterapkan.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal mewujudkan madrasah yang unggul, di mana setiap proses belajar mengajar selalu dilandasi kasih sayang dan pencarian makna yang mendalam,” pungkas Muspiarman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Diona Arvoni
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bukit Tinggi, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.