Silaturahmi DPC PKB Kabupaten Malang ke MWCNU, Menjaga dan Menguatkan PKB-NU
,Sabtu 18 Juli 2026, 13:09 WIB
5.4K
K
Kepengurusan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang memulai langkah konsolidasi, dengan menggelar silaturahim ke seluruh MWCNU se-Kabupaten Malang.
Kegiatan ini menjadi ikhtiar awal kepengurusan baru untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan Nahdlatul Ulama sekaligus menyerap aspirasi para kiai dan pengurus NU sebagai bagian dari penguatan organisasi.
Dalam pertemuan itu, DPC PKB Kabupaten Malang dihadiri Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, H. Fatkhurrozi, mewakili Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H. Kholiq, M.AP., didampingi Tim Pendamping Pembentukan Kepengurusan (TPPK).
Di setiap pertemuan, DPC PKB Kabupaten Malang mengundang jajaran MWCNU, meliputi Rais Syuriyah, Ketua Tanfidziyah, Ketua PAC Muslimat NU, Ketua PAC GP Ansor, dan Ketua PAC Fatayat NU.
Fatkhurrozi menyampaikan, silaturrahim ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan kepada para ulama sekaligus memohon doa, nasihat, dan masukan demi kemajuan PKB di semua kecamatan.
"Kami ingin mendengar secara langsung bagaimana pandangan para kiai terhadap perjalanan PKB di masing-masing PAC. Apa yang sudah baik akan kami pertahankan, dan yang masih kurang akan menjadi bahan evaluasi kami," ujar Fatkhurrozi, Sabtu (17/7/2026).
Selain meminta masukan, DPC PKB juga meminta pandangan para tokoh NU untuk evaluasi kepengurusan DPAC serta figur-figur yang dinilai layak mengemban amanah pada kepengurusan yang akan datang.
"Masukan dari para kiai menjadi bagian penting agar proses pembentukan kepengurusan benar-benar melahirkan kader yang amanah, mampu bekerja, dan dekat dengan masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, DPC PKB juga menyampaikan berbagai ikhtiar yang selama ini telah dilakukan untuk Nahdlatul Ulama, baik melalui kebijakan di legislatif, berbagai program yang berpihak kepada pesantren, madrasah, guru ngaji, masjid, musala, maupun dukungan pada kegiatan-kegiatan ke-NU-an di berbagai tingkatan.
"Semua hal itu menjadi wujud komitmen PKB untuk terus hadir dan memberi kemanfaatan bagi warga Nahdliyin," ujarnya.
Fatkhurrozi juga menegaskan, hubungan PKB dengan NU tidak bisa dilepaskan dari sejarah kelahirannya. Menurutnya, PKB lahir bukan dari ruang kosong, namun berakar kuat dari sejarah yang penting.
"Berdasarkan Surat Resmi PBNU Nomor 925/A.II.03/6/1998 tanggal 22 Juni 1998, PBNU menugaskan Tim Lima yang didampingi Tim Sembilan untuk mempersiapkan berdirinya Partai Kebangkitan Bangsa. Karena itu, secara historis PKB punya hubungan sangat erat dengan NU. Kami tidak boleh melupakan akar sejarah itu," ungkap Fatkhurrozi.
Silaturrahim DPC PKB ini mendapatkan sambutan hangat dari jajaran MWCNU, yang juga apresiasi karena kegiatan seperti ini dinilai kali pertama dilakukan secara terstruktur oleh jajaran DPC PKB Kabupaten Malang.
Seperti disampaikan KH. Syafaat Muhammad, selaku Ketua MWCNU Turen, silaturrahim yang dilakukan DPC PKB Kabupaten Malang merupakan langkah sangat positif, karena selama ini komunikasi antara PKB dan NU belum sepenuhnya terbangun secara intens.
KH. Syafaat juga memberikan catatan kepada PKB, agar memperkuat identitas kelembagaan partai di tengah masyarakat.
"Selama ini kami melihat kader-kader PKB yang telah menjadi anggota dewan lebih banyak membangun branding personal masing-masing daripada membangun citra PKB sebagai kelembagaan. Padahal, ketika masyarakat merasakan manfaat dari kerja-kerja kader, yang harus ikut juga menguat adalah nama dan marwah PKB sebagai rumah perjuangan bersama," tandasnya.
Karena itu pula, ia berharap ke depan seluruh kader mampu menyeimbangkan antara membangun kapasitas pribadi dengan menguatkan citra dan identitas PKB sebagai partai yang lahir dari rahim perjuangan para ulama Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, silaturrahim adalah momentum penting untuk menghidupkan kembali komunikasi, rasa memiliki, dan semangat kebersamaan NU dan PKB, dalam bingkai saling menghormati peran dan posisi masing-masing sesuai Khittah Nahdlatul Ulama.
"Justru, dengan memahami Khittah NU itulah, kami datang dengan penuh adab. Kami tidak datang untuk membawa NU ke dalam politik praktis, tetapi datang untuk sowan, meminta doa, nasihat, dan restu kepada para ulama sebagai bagian dari tradisi yang harus terus dijaga," tegasnya.
Melalui rangkaian silaturrahim ini, DPC PKB Kabupaten Malang berharap hubungan historis dan emosional antara PKB dan NU semakin erat dan terbangun komunikasi yang sehat dan saling menghormati. Sinergi lebih kuat juga akan terbangun, untuk memberi kemaslahatan bagi umat, masyarakat, bangsa, dan negara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.
Penulis:Khoirul Amin
|Editor:Ferry Agusta Satrio