Perkuat Kepengurusan, PPP Kabupaten Malang Optimistis Menang Pileg
Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Malang, H. Ahmad Daniyal, saat Muscab X DPC PPP Kabupaten Malang, Kamis (30/4/2026). (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)

Perkuat Kepengurusan, PPP Kabupaten Malang Optimistis Menang Pileg

,Kamis 30 April 2026, 17:49 WIB
2.3K
K
Khoirul Amin

MALANGAcara Musyawarah Cabang (Muscab) X DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Malang digelar di Pagelaran Kabupaten Malang, Kamis (30/4/2026). Titik tolak membangkitkan kemenangan PPP mendatang.

Ketua DPC PPP Kabupaten Malang Ahmad Daniyal mengungkapkan, digelarnya muscab itu sebagai pelaksanaan aturan partai. Yakni, membentuk kepengurusan lengkap di DPC, kemudia PAC dan Ranting. 

"Kepengurusan lengkap di organisasj partai memang nggak serta merta memastikan nanti PPP akan meraih suara maksimal. Maka, paling tidak setelah evaluasi kemarin, kami harus mencari caleg-caleg petarung (pendulang suara). Karena di situlah tingkat keberhasilan partai itu," terang Daniyal, Kamis (30/4/2026) sore.

Dikatakan, PPP Kabupaten Malang mendapatkan 60 ribu suara pada Pemilu 2024 lalu. Namun demikian, dengan sistem Sainte-Lague ternyata tidak mendapat kursi DPRD. 

"Nah, ini sebagai evaluasi, nanti apabila ada dapil yang kiranya potensial, kita maksimalkan lagi agar bisa meraih satu kursi dewan," terang Daniyal.

​Soal pemilih PPP, ia tidak menampik lebih banyak mengandalkan pemilih ideologis atau tradisional. Namun demikian, PPP nantinya harus banyak juga melirik pemilih millenial atau Gen Z.

article

Perolehan suara PPP pada pemilu lalu sendiri, menurutnya naik tajam dibanding periode pemilu sebelumnya. Yakni, dari awalnya 38.000 menjadi 60 ribu suara. 

"Jadi, setiap dapil itu rata-rata naik 3.000 sampai 4.000-an suara. Cukup bagus, kan. Makanya tadi, pada pileg ke depan ini kami lebih maksimalkan tanpa meninggalkan dapil-dapil yang lain," ulang Daniyal.

Disinggung adanya potensi kehilangan kader potensial, ia tidak terlalu merisaukan. Daniyal meyakini, selama bisa merawat konstituen dengan agenda-agenda politik yang rutin, seperti mengadakan khataman setiap bulan ataupun sosialisasi ke masyarakat, hal tersebut tidak akan terjadi. 

"Kami optimis ke depan lebih baik lah, dengan menajamkan kader petarung-petarung di setiap dapilnya nanti," pungkas pria yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Malang ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Ferry Agusta Satrio