Buruh di Turen Ditemukan Tewas Tergantung
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di dalam rumahnya di Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang,
TIMESINDONESIA – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di dalam rumahnya di Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Kamis (9/4/2026). Korban berinisial H (31), diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang datang ke rumahnya, setelah tidak bisa dihubungi sejak dini hari. Saat ditemukan, korban H dalam kondisi tergantung di bagian belakang rumah.
“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi yang datang ke rumah karena sebelumnya tidak bisa menghubungi korban. Saat dicek ke dalam rumah, korban ditemukan dalam kondisi sudah tergantung di bagian belakang,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026) malam.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh polisi, korban diduga telah meninggal dunia beberapa jam sebelum ditemukan. Saat ditemukan, sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan pada jasad korban.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan,” jelas AKP Bambang.
Polisi juga memastikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil olah TKP, kejadian ini mengarah pada tindakan bunuh diri,” imbuhnya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga, kata Bambang, korban diketahui memiliki permasalahan pribadi, termasuk faktor ekonomi dan keluarga.
“Dari keterangan saksi dan keluarga, korban diduga mengalami tekanan akibat masalah ekonomi serta persoalan keluarga yang dihadapinya,” terangnya.
AKP Bambang menyatakan, pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Sebelum dimakamkan, pihak keluarga telah membuat pernyataan menolak visum. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.