Diduga Maling Helm Terjebak Macet Usai Konser di Malang, Disebut-sebut Capres BEM Polinema
Terduga pelaku maling helm di konser Malang viral di media sosial disebut-sebut Capres BEM Polinema. (Foto: Ist)

Diduga Maling Helm Terjebak Macet Usai Konser di Malang, Disebut-sebut Capres BEM Polinema

Sebuah insiden memalukan sekaligus mengundang perhatian publik terjadi di kawasan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

,Selasa 10 Februari 2026, 14:13 WIB
7.8K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGSebuah insiden memalukan sekaligus mengundang perhatian publik terjadi di kawasan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Seorang pemuda diduga mencuri helm dan menjadi sasaran sorakan warga setelah aksinya gagal karena ketahuan dan terjebak kemacetan parah usai konser musik saat kabur, Minggu (8/2/2026).

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman itu, tampak seorang pemuda berkaos merah mengendarai sepeda motor matic sambil tertunduk lesu dan berulang kali menutup wajahnya dari sorotan kamera warga.

Alih-alih bisa melarikan diri, pemuda yang diduga pelaku pencurian helm itu justru terjebak di tengah lautan kendaraan yang tak bergerak. Kemacetan total di Jalan Sudimoro terjadi akibat bubaran ribuan penonton konser yang memadati kawasan tersebut.

Kondisi jalan yang terkunci membuat pemuda itu tak berkutik ketika pemilik helm dan warga sekitar menyadari dugaan aksinya. Tanpa celah untuk kabur, ia hanya bisa terduduk di atas motornya sambil dikerumuni massa yang emosi sekaligus heran dengan nekatnya aksi tersebut.

Menariknya, warga tidak melakukan tindakan anarkis. Sebaliknya, sanksi sosial justru menjadi “hukuman” yang harus diterima terduga pelaku. Dalam video yang beredar, terdengar sorakan massa yang mengejek sambil melontarkan teriakan bernada sindiran.

“Ya nangis… ya nangis…!” teriak warga serempak saat melihat pemuda itu menutupi wajahnya karena malu.

Beberapa warga juga terdengar melontarkan sindiran dalam bahasa Jawa.
“Lagi macet-macet ngene kok nyolong helm, goblokmu lho,” ujar salah satu warga dalam rekaman video tersebut.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana kelanjutan nasib pemuda tersebut. Pihak kepolisian menyatakan tidak menerima laporan resmi terkait kejadian itu.

“Tidak ada laporan terkait itu,” ujar Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).

Di sisi lain, mencuat dugaan bahwa pemuda dalam video viral tersebut merupakan calon presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (Capres BEM) Politeknik Negeri Malang (Polinema). Hal itu juga sudah tersebar di media sosial.

Menanggapi hal itu, pihak kampus mengaku masih melakukan penelusuran internal.

Wakil Direktur Bidang III Polinema, Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T., mengatakan bahwa institusinya tengah melakukan investigasi atas kasus tersebut.

“Kami sedang menginvestigasi kejadian ini, ada tim yang sedang bekerja,” ungkap Pipit, Selasa (10/2/2026).

Ia menegaskan, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh civitas akademika memiliki konsekuensi hukum maupun sanksi institusional.

“Setiap pelanggaran yang dilakukan oleh civitas akademika ada dampak hukumnya, termasuk sanksinya. Nanti kita lihat dulu hasil investigasi,” jelasnya.

Saat ditanya apakah benar pemuda tersebut merupakan Capres BEM Polinema, pihak kampus menyatakan masih menunggu hasil investigasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Masih menunggu hasil investigasi (soal kebenaran terduga maling helm adalah Capres BEM Polinema),” ucapnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Imadudin Muhammad