TIMES BUKIT TINGGI, SOLOK – Polres Solok menjadikan komoditas jagung sebagai senjata strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya. Komitmen itu ditunjukkan melalui Panen Raya jagung serentak kuartal I 2026 yang bertempat di Taman Sain Pertanian Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat, di Jorong Sukarami, Nagari Guguak Kabupaten Solok pada Kamis (8/1/2026).
Tak sekadar panen simbolik, kepolisian setempat bersama BRMP kali ini berhasil memanen jagung sebanyak 1 ton lebih. Sebelumnya Polres Solok juga melakukan kegiatan yang sama dengan hasil sebanyak 4 ton, dan lansung dikirim ke Bulog.
Wakapolres Solok Kompol Angga Putra Kristyadika mengatakan, keterlibatan polri dalam sektor pangan merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas dan ekonomi masyarakat.
Dalam kegiatan panen raya tersebut juga dihadiri, Kepala BRMP, Camat Gunung Talang, Ps Kabag SDM Polres Solok AKP Edy Elison, Kasi Propam Iptu Arman Sili, Pamapta Polres Solok, Serta para Jurnalis.
Kegiatan panen di Kab Solok juga terhubung secara daring dengan Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Anwar. Ia menyampaikan panen raya jagung serentak digelar di 36 Polda sebagai kelanjutan program nasional ketahanan pangan Polri.
Secara nasional, panen kali ini mencakup lahan seluas 1.191 hektare dengan melibatkan 527 kelompok tani. Sepanjang 2025, Gugus Tugas Polri juga menanam jagung di lahan 661.717 hektare dan mencatat kenaikan produksi jagung nasional sebesar 9 persen pada Desember 2025. (*)
| Pewarta | : Diona Arvoni |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |